Ribuan Umat Katolik Hadiri Pentasbihan Uskup Mgr Samuel Oton Sidin

Prosesi pentahbisan Uskup Keuskupan Sintang Mgr Samuel Oton Sidin OFM Cap di Stadion Baning Sintang, Rabu (22/3/2017) pukul 09.15 WIB

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Ribuan umat Katolik hadiri acara pentahbisan Uskup Keuskupan Sintang di Stadion Baning Sintang, Rabu (22/3/2017) pukul 09.15 WIB. Mgr Samuel Oton Sidin OFM Cap resmi sandang gelar Monsinyur dan menggantikan Mgr Agustinus Agus Pr yang sebelumnya ditahbiskan sebagai Uskup Sintang pada 6 Februari 2000 oleh Mgr Julius Kardinal Darmaatmadja SJ.

Mgr Agustinus Agus Pr telah menjadi Uskup Agung Pontianak sejak dua tahun silam. Prosesi Misa Agung dan pentasbihan selama tiga jam berjalan khidmat dan lancar. Mgr Agustinus Agus Pr memberi tongkat penggembalaan umat Katolik tiga kabupaten wilayah Timur Provinsi Kalimantan Barat yakni Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu kepada Mgr Samuel Oton Sidin OFM Cap.

Selain jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang, pentahbisan turut dihadiri oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Antonio Guido Filipazzi, 31 Uskup dari 37 keuskupan di seluruh Indonesia, para Vikjen, umat Paroki St Fransiskus Assisi Tebet Jakarta Selatan, pastor dan suster Keuskupan Sintang, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia (RI) Eusabius Binsasi, Gubernur Kalbar Cornelis, Bupati Melawi Panji, Bupati Sekadau Rupinus, Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero, Bupati Sanggau Paolus Hadi, Bupati Suryaman Gidot, serta beberapa kepala daerah dan jajarannya.

Usai pentahbisan, Uskup Keuskupan Sintang Mgr Samuel Oton Sidin OFM Cap mengatakan Kristus hidup dalam hidupku. Dia pula melalui Rohnya memampukan diriku untuk memanfaatkan talenta dengan maksimal guna wujudkan pelayanan setulus-tulusnya melalui hijab rendah hati, tabah dan prinsip Kapusin yang melatarbelakangi kehidupan rohani.

“Dalam kesadaran akan keterbatasan dan kelemahan pribadi saya. Di Keyakinan iman, tuhan hidup dalam diri. Saya meyakini bantuan doa dan dukungan semua yang hadir, membuat saya selalu dimampukan untuk memahami kehendak Tuhan dan memprioritaskan pelayanan umat,” katanya.

Samuel katakan mengemban tugas panggilan Tuhan tidak selalu mudah. Namun dirinya percaya keajaiban doa dan dukungan semua pihak dapat memudahkan terwujudnya kemulian Tuhan, kebaikan umat beriman dan terbangunnya Kerajaan Allah.

“Saya tetap mohon doa dan dukungannya. Terimakasih kepada Tuhan yang memanggil diri saya untuk memberi pelayanan. Memanggil diri untuk mencukupkan apa yang kurang pada diri saya. Puji syukur kepada Tuhan yang hadirkan hari baik bagi kita semua hari ini,” katanya.

Pentahbisan, terang Samuel adalah gawai umat beriman yang disatukan Tuhan. Samuel meminta umat Katolik terus mendoakan dirinya agar dimampukan bekerjasama dengan semua pihak guna bangun masyarakat Katolik di Keuskupan Sintang.

“Tentu kalian inginkan saya jadi gembala paling baik. Jangan puas dan bangga atas peristiwa pentahbisan saat ini. Banggalah ketika saya jadi Uskup sesuai kehendak Tuhan,” pintanya.

Mgr Samuel berpesan kepada para pastor dan biarawati tetap sehati membangun Keuskupan Sintang yang mampu rombak sekat-sekat demi terwujudnya kemanusiaan adil dan beradab, serta keimanan mantap kepada Allah.

“Pastor dan Biarawati adalah teman kerja di ladang Tuhan yang sangat Pengasih. Tanpa bantuan mereka, apa yang ditanam tidak akan tertuai. Mari pikul beban dan jinjing bersama beban yang ada. Mari bersama usahakan hal terbaik untuk mewujudkan hal baik yakni kehidupan kemajuan rohani bagi semua umat beriman di Kesukupan Sintang,” harapnya.

Samuel mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak atas berbagai dukungan dan doa yang diberikan.

“Terimakasih kepada yang mulia Uskup Agung Antonio Guido Filipazzi, seluruh Uskup yang hadir dari seluruh Indonesia, Paroki St Frasnsiskus Asisi Tebet Jakarta, Para Kepala Daerah Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa dan aparat keamanan. Terimakasih kerjakeras panitia yang telah korbankan waktu tenaga pikiran dan segalanya untuk acara. Termasuk semua penderma atau donatur secara pribadi dan kelompok,” tandasnya. | Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *