Gelar RDP dengan Kader Perempuan Demokrat, Ini Yang Disampaikan Erma Ranik

Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Erma Suryani Ranik, SH menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan topik Arah Dan Tahapan Pembangunan Bidang Pemerataan Pembangunan

Citizen Reporter
Staf, Stephanus Wiwin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Erma Suryani Ranik, SH menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan topik Arah dan Tahapan  Pembangunan Bidang Pemerataan Pembangunan.

Kegiatan rapat dengar pendapat kali ini digelar bersama kader perempuan Partai Demokrat dari Kota Pontianak, Kubu Raya dan Mempawah.

Dalam RDP tersebut, Erma  menegaskan pentingnya partisipasi kader-kader perempuan Partai Demokrat dalam bidang pembangunan.

Erma juga menekankan untuk merawat, melestarikan serta mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Keempat pilar tersebut yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Empat pilar sebenarnya tidak berhenti pada diskusi dan pembicaraan atau retorika semata. Namun, nilai-nilai yang terkandung mesti dapat diamalkan dan ditransformasikan dalam kehidupan nyata di lingkungan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan,” kata Erma Suryani Ranik. Kegiatan tersebut digelar di Hotel 95 Pontianak, Jumat (9/2).

Hadir dalam RDP tersebut sejumlah fungsionaris DPD Partai Demokrat Kalbar dan Anggota DPRD.

Antara lain Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalbar Aquino Ceger, Hartono Azas, dan Sekretaris Departemen Perencanaan Pembangunan DPP Partai Demokrat Firliana Purwanti.

Dalam Rapat Dengar Pendapat tersebut, Erma juga menjelaskan tentang ketatanegaraan Indonesia khususnya tugas dan fungsi DPR dalam bidang legislasi, anggaran dan pengawasan; tentang lembaga-lembaga tinggi negara; dan bentuk negara Indonesia selaku negara kesatuan.

“Selaku kader partai, maka kader perempuan Demokrat harus paham tentang tugas DPR sebelum mereka menjadi Anggota Dewan, yakni legislasi untuk memnbuat Undang-Undang maupun Perda, anggaran dan pengawasan. Negara kita selaku negara demokrasi terdiri dari bidang eksekutif, legislatif dan yudikatif yang memiliki tugas masing-masing sesuai UU dan ada lembaga-lembaga tinggi negara,” jelas Erma.

Sekretaris Departemen Perencanaan Pembangunan DPP Partai Demokrat, Firliana Purwanti juga menegaskan bahwa Partai Demokrat sangat ramah terhadap perempuan. Menurutnya perempuan juga punya hak dalam pembangunan.

Bagi Partai Demokrat perempuan wajib diberi hak dalam proses pembangunan dan partai kami sangat ramah terhadap kaum perempuan.

Bagi Partai Demokrat sikap ramah kepada perempuan merupakan hal yang sesuai dengan  konstitusi dan amanah partai.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalbar, Aquino Ceger menegaskan, Partai Demokrat sangat memberi ruang bagi kader perempuan dalam berkiprah di partai maupun dalam proses pembangunan.

Hal ini terbukti saat verifikasi Parpol, jumlah perempuan diatas 30 persen dalam kepengurusan DPD PD Kalbar, 3 orang Ketua DPC diketuai oleh perempuan dan DPR RI dari Kalbar dari kader perempuan.

Para perempuan memiliki potensi yang baik untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan.

“Di Partai Demokrat kami memberi ruang yang terbuka lebar bagi para perempuan. Ini terbukti saat verifikasi, di Demokrat diatas 30 persen perempuan menempati kepengurusan, ada 3 DPC ketuanya perempuan dan anggota DPR RI dari dapil Kalbar juga perempuan. Tegas Ceger. (*) | Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *