Erma Suryani Ranik Serahkan Kartu Indonesia Pintar di SMK Negeri 1 Mandor

Anggota MPR Erma Suryani Ranik menyerahkan secara simbolis Kartu Indonesia Pintar di SMK Negeri 1 Mandor.

Citizen Reporter
Stephanus Wiwin, Staf

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK – Selaku bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan membantu siswa dalam memenuhi biaya sekolah, Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat Erma Suryani Ranik, SH telah berkunjung ke SMK Negeri 1 Mandor Kabupaten Landak, Sabtu (10/2/2018).

Kunjungan Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Barat ini salah satunya adalah menyerahkan secara simbolis Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada 238 siswa SMK Negeri 1 Mandor.

Kartu Indonesia Pintar tersebut diserahkan secara simbolis oleh Erma kepada pihak Komite Sekolah yang didampingi oleh Lamri, Anggota DPRD Kabupaten Landak; kepala sekolah, guru dan disaksikan oleh semua siswa SMK Negeri 1 Mandor serta perwakilan orang tua siswa yang hadir.

Dalam penyerahan KIP, Erma Suryani Ranik kemudian banyak memberikan pesannya kepada para siswa penerima KIP yang hadir.

“Dana KIP merupakan program lanjutan dari Bantuan Siswa Miskin. Diberikan tanpa melihat prestasi siswa di sekolah, tapi lebih melihat latar belakang pendapatan orangtua siswa. Saya berharap bantuan yang diberikan betul-betul digunakan oleh adik-adik siswa di SMK Negeri 1 Mandor ini untuk keperluan sekolah, misalnya untuk beli buku, tas sekolah, dan seragam sekolah” jelas Erma.

Erma juga menjelaskan bahwa KIP yang diserahkan kepada siswa merupakan buah perjuangannya di DPR untuk membantu siswa/i di dapilnya di Kalimantan Barat melalui lobinya di Komisi X yang membidangi pendidikan. Melalui hasil lobinya ini ada puluhan sekolah SMP, SMA dan SMK yang mendapat bantuan KIP di Kalimantan Barat dan rutin setiap tahun. Sekolah yang menerima juga bergantian.

“Saya dapat berbagi menyalurkan Kartu Indonesia Pintar karena melobi kawan-kawan di Komisi X di DPR RI, karena saya Komisi III. Dari hasil lobi ini sehingga rutin setiap tahun saya mengusulkan bantuan KIP untuk sekolah-sekolah SMP, SMA dan SMK di Kalimantan Barat. Biasanya bergantian tiap tahun sekolah yang menerimanya,” terang Erma.

Dalam kesempatan penyerahan KIP tersebut, Erma juga banyak memberikan informasi dan motivasi kepada siswa SMK Negeri 1 Mandor.

Ia sangat berharap agar dari alumni sekolah ini banyak yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Karena banyak beasiswa yang disediakan untuk melanjutkan pendidikan.

Menurutnya kemiskinan bukanlah penghalang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Anak-anak daerah juga mampu untuk bersaing dalam bidang pendidikan.
Perhatian pemerintah terhadap akses kepada pendidikan yang layak bagi pelajar Indonesia sangatlah besar.

Perhatian tersebut ditunjukkan salah satunya melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Melalui program tersebut, para pelajar diberikan bantuan keuangan untuk menempuh pendidikan.

“Kepada adik-adik siswa, bapak/ibu guru dan orang tua siswa, saya mau menyampaikan agar siswa/siswi lulusan sekolah ini untuk dapat melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Jangan karena alasan kemiskinan atau kurang biaya lalu putus sekolah, sebab banyak beasiswa yang disediakan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Bagi siswa yang berprestasi ada beasiswa bidik misi dan bagi yang mau kuliah di luar negeri ada beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP),”

Menurut Erma, untuk mendapat beasiswa Bidik Misi dan LPDP tentunya hanya diperoleh oleh siswa yang berprestasi.

Beasiswa LPDP akan diberikan untuk menaggung seluruh biaya pendidikan dan biaya hidup mahasiswa 100 persen. | Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *