BREAKING NEWS: Kronologi Penangkapan Oknum PNS Sanggau Bersama Adik Perempuannya

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

FA (baju kaos berkerah) yang juga pemilik 39 pohon ganja saat berada di kantor BNN Kabupaten Sanggau, Minggu (19/2).

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU – Pelaku yang diamankan petugas ada tiga orang.

Mereka masing-masing berinisial FA (36) oknum PNS di Pemkab Sanggau, CA (28) yang tidak lain adalah adik perempuan FA dan seorang pria, TR (24) pacar CA.

Berdasarkan Informasi yang diperoleh wartawan, penangkapan terhadap ketiga pelaku bermula dari informasi masyaraat yang diterima petugas.

Sekitar pukul 10.15 WIB, BNN Kabupaten Sanggau yang dipimpin Kepala BNNK AKBP Ngatiya dan Kompol Sugiarto bersama Anggota Polsek Kapuas dengan disaksikan oleh Lurah Bunut mendatangi rumah FA di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas.

Kemudian dilakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap FA.

Baca: Polisi Bersama BNNK Sanggau Sita 39 Pohon Ganja

Pada saat FA dibawa ke Kantor BNN, adik pelaku CA mencabut pohon ganja yang ditanam di pot belakang rumah sebanyak 30 pohon dan menyuruh TR (pacar CA) untuk kabur menggunakan sepeda motor jenis Vario Warna Putih.

Di dalam rumah FA, petugas melakukan penggeledahan dan mengamankan sembilan pot batang pohon ganja disimpan di depan WC rumah korban dan dua tupperware di dalam kulkas.

Setelah petugas mengintrograsi CA dan meminta menghubungi TR untuk kembali kerumah FA dengan membawa 30 pohon ganja.

Seitar pukul 11.45, TR tiba dirumah FA untuk kemudian dibawa ke Kantor BNN Kabupaten Sanggau untuk menjalani pemeriksanaan lebih lanjut.

Dari rumah pelaku FA, BNNK berhasil menyita sejumlah barang bukti di antaranya 39 batang pohon ganja tinggi antara satu meter sampai dua meter, satu botol dan satu plastik bibit ganja, satu set alat fermentasi dan satu set alat pendukung pembudidayaan ganja.

FA saat ditemui mengaku menanam ganja untuk mengobati istrinya YR yang sedang sakit sum-sum tulang belakang yang dirawat di rumah pelaku.

“Tidak untuk dijual, ” kata FA. | Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *